Diberdayakan oleh Blogger.

Sehat Bersama Soman



“Pakar kesehatan menganjurkan 3-5 porsi sayur dan 2-4 porsi buah setiap hari untuk hidup sehat”
Sayuran dan buah untuk kesehatan (www.freepik.com)

Sebagai anak yang tinggal jauh dari keluarga dan hidup sendirian,  saya terbiasa mengurus segala-galanya sendirian, begitu juga dalam hal makanan. Sebisa mungkin saya selalu mengikuti anjuran pakar kesehatan untuk mengonsumsi sayur dan buah dengan porsi yang cukup. Namun pada kenyataannya sebagai anak kost, saya amat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan buah beserta sayur-sayuran seperti yang disarankan oleh ahli gizi. 

Sebenarnya mudah, jika ada keinginan untuk memenuhi porsi makanan tersebut, kita bisa ke supermarket atau pasar untuk membeli berbagai jenis sayuran dan buah yang beraneka ragam warna, mulai dari yang hijau, ungu, merah, hingga putih yang semuanya memiliki  kandungan vitamin yang berbeda-beda dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Lalu kita memasaknya sendiri dengan cara direbus atau ditumis dengan waktu sekitar lima belas menit  saja. Enak. Lezat, higienis, dan biaya  hidup pun menjadi lebih murah jika mempersiapkan makanan sendiri.

Namun  pada kenyataannya, aktivitas masak sendiri hanya bertahan satu minggu dan selebihnya saya lebih banyak makan di luar atau sering kali juga delivery order. Nah, mulai dari sinilah kebutuhan makan sayur dan buah saya mulai tidak terpenuhi. Saya lebih suka memesan nasi goreng, pizza, ayam goreng, nasi padang, burger, mie goreng, mie ayam yang hampir semuanya tanpa sayuran sama sekali atau jika pun ada sayurannya sangat sedikit.

Mungkin karena dari sini awalnya, saya yang biasanya selalu sehat-sehat saja, jadi lebih sering sakit karena imun yang menurun. Setidaknya sekali sebulan menjelang menstruasi saya mulai merasa badan jadi kurang enak dan kurang berenergi. Awalnya, saya orang yang sangat tidak punya keluhan sama sekali menjelang menstruasi, tetapi saat ini setiap menjelang menstruasi ada saja keluhan yang diberikan tubuh, mulai dari flu, sakit kepala, pegal di betis, hingga gangguan mag yang tiba-tiba datang. 

Sudah menjadi kebiasaan keluarga kami sejak dulu jika ada keluhan-keluhan penyakit, biasanya kami lebih memilih menanganinya secara tradisional. Jika saya sakit perut misalnya, ibu saya lebih dahulu menyediakan satu mug teh hangat kental agar saya berhenti bolak-balik ke kamar mandi. Namun jika sudah tidak bisa ditangani, barulah kami akan mengunjungi dokter.

Hal tersebutlah telah menjadi kebiasaan saya sampai sekarang. Saya lebih memilih sesuatu yang lebih alami dibandingkan obat-obatan yang notabenenya adalah bahan-bahan kimiawi. Segala sesuatu yang lebih alami tentu lebih menyehatkan dibandingkan yang kimiawi. Syukurnya jika kemarin saya dipertemukan oleh SoMan pada acara BloggerDay 2017 by SoMan yang diadakan oleh BloggerCrony pada tanggal 18–19 Maret 2017 di Kampung Wisata Rumah Joglo.

BloggerDay 2017 by Soman
Mengapa SoMan Alami?
Ario Fajar, Head of Marketing Communication and Promotion PT Soman Indonesia dalam acara BloggerDay2017 mengatakan bahwa SoMan adalah cairan herbal tetes yang terbuat dari 39 bahan alami: 12 jenis sayur-mayur, 18 jenis buah, dan 9 jenis rempah, mulai dari bayam, seledri, wortel, sawi putih, kentang, kemangi, paria, umbi manggata, buah merah, manggis,nanas, buah naga, kiwi, mengkudu,belimbing bintang,belimbing sayur, air kelapa, anggur, nanas,tomat, buah maja, apel malang, sirsak, mangga, alpukat, jeruk bali, jeruk cina,pepaya, pisang goroho, rosela,kayu manis, pasak bumi, temu putih, bawang putih, jinten hitam, ketepeng cina, terong ungu, kacang merah, dan kedelai.

SoMan mengandung senyawa-senyawa fitonutrien, yaitu zat nutrisi alami yang berasal dari tumbuhan di yang memiliki efek menguntungkan bagi tubuh dan dapat bersifat antioksidan, antibiotik alami, anti-inflamasi, analgetik, dan serat alami

Herbal Tetes Soman (foto: www.somanindonesia.co.id)
Weww... untuk saya, orang yang suka “lupa” memenuhi kebutuhan akan buah dan sayur, SoMan adalah solusi yang tepat. Saran pemakaiannya adalah 3 kali sehari dikonsumsi sebelum makan atau dalam keadaan perut masih kosong. Tuangkan 5 tetes ke dalam 100 ml air (bukan air panas dan hangat) untuk menjaga kondisi tubuh. Namun jika sudah terlanjur sakit, dosis ditambah menjadi 7-10 tetes setiap kali konsumsi.

SoMan terbuat dari 39  bahan Alami (www.soman.co.id)
Hal tersebut disarankan oleh Dr. Grace Maria Salindeho, M.Kes selaku Konsultan Medis PT SoMan yang juga telah menggunakan SoMan kepada anaknya yang dulu sering kali sakit-sakitan. Dengan penggunaan yang kontinu, sekarang anak tersebut hampir bisa dikatakan selalu sehat. Berdasarkan pengalamannya tersebut, dr. Grace saat ini selalu menyarankan para pasiennya untuk mengonsumsi SoMan bersamaan dengan obat yang dia resepkan. 

SoMan bekerja langsung ke sel yang sakit. Ketika Anda jatuh sakit, pada hakekatnya sel yang sakit. Untuk itu, senyawa-senyawa aktif dalam SoMan langsung ke sumber masalah. Sel disembuhkan, diregenerasi, lalu disehatkan oleh SoMan. Dengan makan obat secara teratur, mengikuti saran-sarannya, dan sekaligus juga mengonsumsi SoMan secara bersamaan, proses penyembuhan penyakit seorang pasien akan menjadi lebih cepat. SoMan bukan obat, tetapi  bekerja melebihi obat.  Dr. Grace menyarankan SoMan untuk berbagai jenis penyakit. Tetapi bagaimana dengan penyakit diabetes? Hal tersebut ditanyakan oleh seorang teman yang terkena diabetes akibat genetik di usia 35 tahun. 

Berdasarkan uji klinis diabetes yang dilakukan di Fakuktas Farmasi yang dilakukan di UGM Yogyakarta, penggunaan SoMan pada penderita diabetes menurunkan secara signfikan kadar gula para penderita diabetes selama 3 bulan setelah mengonsumsi 10 tetes SoMan yang telah dikombinasikan dengan metformin dalam 3 hari sekali.  Ini adalah berita baik bagi penderita diabetes.

Selain itu, SoMan juga telah mengantongi serangkaian uji lainnya, antara lain Uji Kandungan dan Toksisitas di Lab Saraswanti Indo Genetech, Uji Fitokimia di LPPM IPB, Uji Preklinik  Kolesterol di Universitas Pancasila.

Hal tersebutlah yang membuat saya yakin untuk mencoba SoMan bagi kesehatan. SoMan adalah herbal alami yang sudah mengantongi beberapa jenis uji klinis. Semoga selalu sehat dan bisa beraktivitas dengan baik dengan dukungan dari SoMan.




Share on Google Plus

About Sonta Frisca

Usaha tidak akan pernah sia-sia jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar