Diberdayakan oleh Blogger.

Jangan Gunakan Minyak Goreng Berkali-Kali Itu Ternyata Hanya Mitos

Anggapan bahwa minyak goreng hanya boleh dipakai sekali karena dapat menyebabkan kanker ternyata sama sekali tidak benar. Minyak goreng masih aman dan sehat walaupun dipakai hingga berkali-kali.
freedigitalphotos.net
Hal tersebut diungkapkan oleh Bapak Irwan, pengelola Restoran Hefchick ketika para blogger mengunjungi restoran ayam sehatnya di Depok, asalkan minyak goreng tidak pernah melebihi titik didih maksimalnya, yaitu 180˚C, minyak tersebut masih aman. “Namun ketika sekali sudah melebihi batas tersebut, minyak goreng tersebut sudah bersifat karsinogenik.” tutur jebolan Ilmu dan Teknologi Pangan IPB ini melanjutkan.

Jadi, bagaimana caranya kita mengetahui bahwa minyak goreng tersebut sudah melebihi titik didihnya atau tidak. “Caranya adalah menggunakan termometer yang saat ini sudah banyak dijual di pasaran.” Jawabnya.

Bagi para ibu rumah tangga yang tidak mau ribet menggunakan termometer, pastikan saja ketika menggoreng jangan gunakan api yang sangat besar. Namun ketika minyak sudah mengeluarkan asap yang tebal, sudah dapat dipastikan minyak tersebut sudah melampaui titik didihnya. Minyak goreng yang seperti itulah yang tidak boleh digunakan lagi. Oleh karena itu, selalu gunakan api sedang untuk menggoreng. Karena selain sehat, api sedang juga menghasilkan gorengan yang matangnya sempurna.

Selain itu, Bapak Irwan juga menyarankan untuk menggoreng makanan pada saat minyak berada di suhu 120˚C. Anda juga tak perlu menggunakan termometer untuk mengetahui minyak sudah berada di suhu tersebut. Namun ketika gemericik minyak sudah mulai reda, itu adalah saat yang tepat untuk  menyemplungkan makanan Anda ke dalam minyak goreng.

Hal-hal sederhana ini jika dilakukan setiap hari amat bermanfaat bagi kesehatan. Mari kita praktikkan mulai dari sekarang!
Share on Google Plus

About Sonta Frisca

Usaha tidak akan pernah sia-sia jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

16 komentar:

  1. Saya biasanya cuma berani 3x pakai, mak. Lebih dari itu rasa makanannya pun kayaknya kurang oke :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mak @sary melati.... kadang emang suka berasa bau kalo lebih dari itu.....

      Hapus
  2. Nice tips. Saya biasa pakai api sedang biar ga cepet gosong.

    BalasHapus
  3. kalau saya biasanya dua kali mak,pakainya juga dikit2 jadi biasanya dua kali langsung habis ^^
    salam kenal mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mak. Terima kasih untuk kunjungannya

      Hapus
  4. Kalo udah berkali2 biasanya makanannya langsung nyerep minyak, jadi berminyak banget gitu mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan tuang banyak-banyak ya kalo gitu Mak, seperlunya ajahhh

      Hapus
  5. aku maksimal 3x pake. tapi itupun diirit, sebisa mungkin ga makan gorengan. susah T____T

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar tetap langsing ya mak,makan yang direbus-rebus sajah. Setuju

      Hapus
  6. kalo warna sudah mulai kuning tua saya ga berani pake meskipun baru dua kali pake. tapi saya mau coba deh tips diatas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyahhhh.... silakan dicoba..... mengurangi biaya ;-)

      Hapus
  7. Saya biasanya nggoreng pakai api kecil/sedang. Kalau pakai api besar cepat gosong, minyak juga jadi cepat berubah warna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya.... betul banget...... yang sedang-sedang saja memang lebih bagus daripada yang sangat-sangat.....

      Hapus
  8. wah jd cuma mitos yaaaa... ok ok, aku hrs ksh tau ART ku spy minyak dimasak dgn api sedang aja... baru tau nih mba, maklum, aku emg ga suka masak sih ;p.. jd bisa dibilang wilyah dapur itu kekuasaan mba ART ku :D

    BalasHapus
  9. Nga perlu bisa masak mba, yang penting bisa intstruksi untuk masak.... :-)

    BalasHapus