Diberdayakan oleh Blogger.

Mari Kita Kerja Sama


Tubuh merupakan presentasi sebuah kerja tim yang baik. Apa jadinya jika tubuh seluruhnya adalah kepala, siapakah yang akan berjalan? Bagaimana jika mata bukan anggota tubuh? Dapatkah telinga menggantikan fungsinya untuk melihat? Organ tubuh merupakan suatu kesatuan kerja tim yang bergerak dinamis menghasilkan gerak kehidupan.

Begitu juga dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari, kerja tim sudah pasti tidak dapat dihindari. Bahkan kesuksesan orang besar dan terkenal pun tidak sepenuhnya merupakan hasil kerjanya sendiri. Banyak orang yang berdiri di belakang layar untuk mendukungnya menggapai kesuksesan.

Begitu juga dengan kesuksesan Sir Edmund Hillary, petualang dari Selandia baru yang berhasil menaklukkan gunung tertinggi di dunia. Dia merupakan orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Everest. Sebuah prestasi yang sungguh luar biasa karena sebelumnya gunung Everest telah mencatat banyak cerita kegagalan yang menimpa para pendaki gunung dari berbagai belahan dunia.

Keberhasilan Edmund Hillary tidak pernah lepas dari peran seorang serpha atau pemandu pendakian berkebangsaan Nepal yang bernama Tenzing Norgay. Sebagai seorang pemandu sudah dapat dipastikan Norgay selalu berjalan di depan Hillary. Jika mau, Norgay dapat saja menjejakkan kakinya pertama kali di gunung tersebut. Namun, hal tersebut tidak dilakukannya. Beberapa langkah sebelum menuju puncak, dia mempersilakan Hillary untuk berjalan terlebih dahulu, sedangkan dia berada tepat satu langkah di belakangnya dan mengiringnya menuju puncak.

Norgay tidak memiliki keinginan untuk “menyalib” Hillary karena dia tahu dan mengerti perannya sebagai salah satu anggota ekspedi pendakian. Hillary yang memiliki impian untuk menaklukkan Everest. Dia juga yang mengatur segala hal mengenai ekspedisi tersebut. Oleh karena itu, Hillary yang berhak memperoleh gelar “Sang Penakluk”. Norgay merasa bahagia menjadi bagian dari kesuksesan dari tersebut.

Dalam sebuah tim, sering kali dalam sebuah kesuksesan terselip rasa kurang puas. Anak buah merasa mereka memiliki peran yang besar, tetapi tidak sebanding dengan reward yang diperoleh. Pemimpin dianggap mendapat reward yang terlalu besar dari sesuatu yang tidak diketahui dan dikerjakannya. Pernahkah Anda berada di dalam kondisi tersebut?

Kita dapat belajar dari sekawanan semut dengan banyak anggota dengan berbagai spesifikasi tugas. Ada semut yang tugasnya hanya memotong daun, ada juga semut yang membawa daun ke sarang. Tim prajurit semut bertugas mempertahankannya dari serangan pemangsa. Semut kecil bertugas menaiki daun untuk melindunginya dari parasit. Ratu semut bertugas bertelur dan semut pekerja bertugas melayani ratu dan bayinya. Beberapa dari semut merupakan penjaga jamur. Mereka merawat jamur yang diproduksi daun karena semut memakan jamur dalam kehidupan sehari-harinya.

Ketika kita berada di posisi apa pun dalam sebuah tim, tugas kita adalah melakukan tugas sebaik-baiknya untuk sebuah kesuksesan bersama. Di saat yang sama kita dapat belajar dan mengembangkan diri. Ketika ada kesempatan, kita dapat menduduki posisi yang lebih baik, bahkan posisi puncak dalam sebuah teamwork. Nantikanlah terus momen tersebut dan tetaplah bekerja sama!

credit:bisnisindeks.com




Share on Google Plus

About Sonta Frisca

Usaha tidak akan pernah sia-sia jika dilakukan dengan sungguh-sungguh.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar